Kupu-kupu cantik,

Selasa, 04 Oktober 2011

Tiada Beban tanpa pundak

Terasa menyesakkan semua yang tlah terjadi

Apa yang ku banggakan kini tinggal cerita

KAU uji aku sekilas aku rasa tak kuasa

Namun ku sadari dan aku mengerti

Ku serahkan padaMu,

Tak akan aku bertanya mengapa harus terjadi ?

Karna aku yakini tak ada beban tanpa pundak

Kau uji aku karna ku bisa melewatinya

Ini yang terbaik bagi hidupku

Semua hanya ujian,

Biarkan aku oh,,malam menangis di sepanjang sholatku

Karna Allah yang bisa membuatku tegar menjalani semua ini

Biarkan aku oh,,malam bersimbah rahmat dan ampunanMu

Badaipun pasti berlalu menguji imanku

Aku serahkan pada ILahi…





terkadang ku letih dengan kesabaran tapi ketika ku menikmatinya
seolah hal seburuk apapun hilang begitu saja,
tanpa perlu ku menjadikan orang lain sebagai pemicu masalah 
karna diriku lah pemicu masalah itu,
padamkan emosi jiwa dalam belenggu syaitan,
menangkan jiwa dengan kembali dekat pada NYa
resapi kesalahan kita,
perlahan tertepiskan dalam cahya terangNya
walaupun airmata terasa enyah untuk keluar,
buanglah ia secepatnya
gantilah segera dengan senyuman dariNya
itulah usahaku,mana usahamu???

Jumat, 05 Agustus 2011

Merindu,,,

Entah apa yang ku rasa kini,
kebimbangan melanda jiwaku yang kosong,
seakan jauh dari sebuah ketenangan,
dan lepas dari cintaNya,
terlampau banyak yang ku keluhkan,
mungkinkah diri tengah merajut dosa ?
hanya sesal diri yang tak kuasa terbendungkan,
isak tangis taubatpun tak terasa indah seperti saat dia ada,
namun aku tak boleh fikirkannya lagi,
dia tengah merenda kasih bersamaNya,
bersama firman-firmanNya dalam Lauhul mahfudz,
Robbi,tutuplah mataku ini dari pandanganku
Jagalah lisanku yg mengiris hatinya,
tolong ampunkanku atas hati yang tak terhijab,
merindukan ia yang belum tentu halal bagiku,
Jauhkanlah ia Ya Robb dari mindaku,
Tak layak aku menduakan Engkau,
yang begitu indah mngasihiku tanpa batas,
Engkaulah Yang Maha Tahu apa yang terbaik untukku,

Minggu, 10 Juli 2011

Sebuah Pertemuan,

* Sebuah Pertemuan *
Ketika diri mencari sinar
Secebis cahaya menerangi laluan
Ada kalanya langkahku tersasar
Tersungkur di lembah kegelapan
Bagaikan terdengar bisikan rindu
Mengalun kalimah menyapa keinsafan
Kehadiranmu menyentuh kalbu
Menyalakan obor pengharapan
Tika ku kealpaan
Kau bisikkan bicara keinsafan
Kau beri kekuatan, tika aku
Diuji dengan dugaan?
Saat ku kehilangan keyakinan
Kau nyalakan harapan
Saat ku meragukan keampunan Tuhan
Kau katakan rahmat-Nya mengatasi segala
Menitis airmataku keharuan
Kepada sebuah pertemuan
Kehadiranmu mendamaikan
Hati yang dahulu keresahan
Cinta yang semakin kesamaran
Kau gilap cahaya kebahagiaan
Tulus keikhlasan menjadi ikatan
Dengan restu kasih-Mu, oh Tuhan
Titisan air mata menyubur cinta
Dan rindu pun berbunga
Mekar tidak pernah layu
Damainya hati
Yang dulu resah keliru
Cintaku takkan pudar diuji dugaan
Mengharum dalam harapan
Moga kan kesampaian kepada Tuhan
Lantaran diri hamba kerdil dan hina
Syukur sungguh di hati ini
Dikurniakan teman sejati
Menunjuk jalan dekati-Nya
Tika diri dalam kebuntuan
Betapa aku menghargai
Kejujuran yang kau beri
Mengajarku mengenal erti
Cinta hakiki yang abadi








Unic for ^ FAYS ^




“ Always,together and forever…….”