Kupu-kupu cantik,

Jumat, 24 Februari 2012

Kieru To Modoru,

TSU ICHI DAKEGA KOKORO KARA KITAI SHITE IRU
NAMA TOSHI WATASHI WA ANATA KARA YURU

KURASA ALAM TAK BERPIHAK,
KINI HENDAK KEMANA KAKI BERPIJAK
DEDAUNAN PUN BERGUGURAN
ISYARATKAN LANGKAH YANG MERAPUH
RAGAKU PUN TERHEMPAS JAUH
TERSERET WAKTU HIDUPKU YANG MEMBISU
SALAH SALAH YANG TELAH LALU
MELUKISKAN AKHLAQ KU YANG BEKU

AWASETE JIKO JIGA
OMO NI MODOSU NI WA
WATASHI O AISHI SHIZEN SUGIRU
ANATA NO AIGA IMAMADE ISHIKA
TSURU TSU MORI WA NAI NO YONA
NAIFU WA ANA WA ANAGA
WATASHI O ASHI OTOGA
CHUCHO SINAI

YA ALLOH, ANTA YAA RAHMAN YAA RAHIM

TSU ICHI DAKEGA KOKORO KARA KITAI SHITE IRU
NAMA TOSHI WATASHI WA ANATA KARA YURU

TUHAN AJARI AKU
TENTANG ARTI RELA
ATAS SEGALA YANG TERJADI
DALAM HIDUPKU
ANUGRAHKAN AMPUNAN
ATAS SALAHKU
SETELAH LAMA HILANG
IZINKAN KU KEMBALI








Arti hidup dalam keindahan jiwa,

Sabtu, 18 Februari 2012

Renungan..


berlembar Muhasabah Cinta
kusisip dalam hari-hari
but, still i didn't Find The Way
walau kutelusuri sedemikian dalam
kemana langkah pencarian Sejuta Arif
yang mungkin sedikit tersemai dalam diri
tetap saja ke akhirnya
Dipersimpangan Aku Berdiri ...
Sepanjang Perjalanan
bayangan kelam bagai gelora angkara
selalu menghantui,
samar kulihat, ia adalah
Sepotong Episode Masalalu
hidup dalam Masa Muda ini
bejanaku, tak terisi bening air
banyak noktah yang terlarut bersamanya
namun, inilah aku apa adanya
mencoba Menjadi Diriku bersama fitrah-Nya ...
Payah rasa hati untuk Berubah
inilah sedaya yang dapat kuluahkan
Menjadi semut kecil yg lelah sendu
dalam setiap Pertengkaran Kecil melawan nafsuku
Terakhir, kemarin menjadi renungan
saat Sendiri Menyepi dalam altar Suci
Ku Pergi bersama rana-rana cahaya
menjemput kasih hakiki, 
Engkau Illahi, cinta sejati
Sulutkan semangatku, teguhkan kembali
bahwa akan ku lafadzkan pada dunia
Nantikanku Dibatas Waktu
Saat dimana akan menjadi Remaja Peduli
yang pintar mandiri
berjuang untuk Illahi …
Kami lah pejuang, walau tak setangguh Pemuda Palestina
cukup saling hantar doa, semoga Tuhan satukan dlm ukhuwah..






Rabu, 15 Februari 2012

Mutiara Pagi




Suasana pagi yang cerah menyediakan banyak berkah dan keindahan.
Dua tetes embun segar menghiasi sehelai rumput di pinggir jalan,
seraya membiaskan pemandangan alam sekitarnya, berkilau bak mutiara
jernih terkena cahaya.
Hari yang cerah bukan ditandai dengan matahari yang bersinar terang atau
udara yang sejuk, melainkan dari hati dan pikiran yang segar.
Kecerahan suatu hari dimulai dari diri anda sendiri. Kita tahu bahwa sesuatu yang dimulai
dengan baik merupakan separuh dari pencapaian tujuan.
Karena itu, memulai aktivitas hari ini dengan kecerahan suasana adalah modal
besar untuk menyelesaikan hari dengan baik pula. Bagaimana memulai hari
dengan cerah sangat dipengaruhi oleh pola hidup kita.
Apakah anda siap???
Yuuukkk….

^_^